akunto[MO]untain

celotehan pendaki amatir

Playlist #7


Sebuah album dari band yang mendefiniskan mereka sebagai band hampir rock nyaris seni. Hits Kitsch dari FSTVLST

Hits Kitsch - Fstvlst

Hits Kitsch – Fstvlst

Orang Orang di Kerumunan sangat pas menjadi lagu pembuka, dentangan lonceng seakan mengawali album ini. Nuansa The Stroke masih terasa, musik yang galak dan lirik yang tak kalah galaknya, simak saja “tak setuju lantas beda kubu//tak sepaham lantas baku hantam//yang seiman saling menerakakan“. Lagu ini semacam pernyatan kesetaraan yang sering didengungkan FSTVLSTdengan yang dipresentasikan dengan lambang “=”.  Tentu saja lagu ini akan selalu mengundang koor kerumunan teman pencerita (sebutan para penggemar FSTVLST) ketika dibawakan secara langsung…oooo uooo oooo ooo oo….
Dilanjutkan dengan Menantang Rasi bintang yang musiknya sederhana tapi penuh makna. “coba tulis kembali, apa yang kamu cari” atau “maka sudahilah, sedihmu yang belum sudah//segera mulailah syukurmu yang pasti indah“. Lagu ini cocok untuk membakar semangat dalam keseharian. Pada bagian belakang lagu pun kembali mengajak kita untuk melakukan koor bersama. Lagu yang sederhana namun megah.
Nada semangat, hentakan drum yang menderu sangat terasa dalam Hujan Mata Pisau. Nuasana Jenny masih terasa di lagu ini. Lagu tentang memperjuangkan pilihan, karena setiap saat kiat selalu dihadapkan pada suatu pilihan “..ini atau itu,pilihan yang saling satir..”  dimana pada akhirnya keberanianlah yang akan menyelamatkan.
 
Akulah Ibumu bisa jadi pembeda dimana diawali dengan suara sinden. Lagu yang mengajak berkontemplasi tentang kehidupan dan kematian. Ibu sebagai sumber kehidupan baik yang melahirkan kita maupun tanah samudra angkasa raya yang menaungi kehidupan “gemilang sejarahku hanyalah menara debu“. Klipnya dapat dilihat di sini.
Hal Hal yang terjadi memperlihatkan bagaimana masing masing personil menahan ego mereka dalam memainkan instrumen dan tidak saling mendominasi. Sebuah sajak yang merupakan hadiah untuk seorang anak bernama Maha layaknya sebuah manuskript untuk generasi mendatang tentang apa yang terjadi saat ini. Lirik yang sangat teliti dan padat yang menangkap realita yang terjadi di sekitar kita saat ini namun dibawakan dengan tempo yang tenang, stabil.
 
Tanah Indah Untuk Para Terabaikan Rusak Dan Ditinggalkan menjadi semacam jawaban terhadap track sebelumnya, dimana optimisme membangun sebuah peradaban yang lebih baik dari sisa sisa kehancuran dan kerusakan. Baseline-nya seakan mengajak kita untuk bergoyang. “menjelajah ke langit yang megah//menengadah ke langit yang pemurah//pergi dari tanah yang runtah
 
Bulan Setan atau Malaikat semacam cerita tenang kebersamaan mereka dalam mengasuh si anak perempuan  bernama Jenny. Ketika mereka berempat sepakat berserikat dan pada akhirnya delapan tahun sejarah pun harus berakhir. Semacam kegalauan kan masa depan Jenny saat itu “karena semakin lama semakin saru, ini cita-cita itu atau hanya buang waktu“. Kegalauan yang dikemas dalam drum yang cepat nan menghentak.
Satu Terbela Selalu
Nada yang langsung laju kencang membawa kita semangat. Sekali lagi FSTVLST mengajak kita melaju kencang dengan tempo yang cepat. Semangat muda yang seakan mengajak teman pencerita untuk terus berpacu tidak terjebak dalam zona nyaman kehidupan. “Tetap melaju kencang di rute yang selalu aman//Buang candu belaian, belaian ruang nyaman“. Raungan gitar yang menerus seakan mewakili semangat yang tak padam.
 
Hari Terakhir Peradaban
Sekelumit resume dan rancauan tentang tanda tanda zaman dan peradabannya. FSTVLST cukup cermat  memandang permasalahan yang dapat kita temui dalam peradaban yang terus maju hingga memudar dan mungkin mati. “Seperti pesta kostum yang berarakan dalam karnaval kemunduran“. Garage bercampur punk rock yang selalu mengundang penonton untuk bergoyang dan koor bersama.
 
Ayun Buai Zaman
Setelah dihujam kecepatan tinggi. Ayun buai zaman menjadi semacam penutup yang menenangkan. Lagu yang diawali kocokan gitar akustik  ini tetap memiliki musikalitas tinggi dan  lirik yang tetap tajam. ” hits namun kitsch, hujan blitz, padahal gulita//naik-naik ke puncak gunung kasta//mati lelah karena terlalu berusaha“. Lagu yang selalu berhasil dinyanyikan serempak oleh para teman pencerita. sebuah klip dari teman pencerita dapat dilihat di sini
 
FSTVLST mengambil kehidupan sehari-hari menjadi sebuah tema lagu namun dalam sudut yang berbeda dari Jenny. Sudut yang lebih tajam dan dalam. Hits Kitsch laksana nubuat yang membuat para pencerita bisa berdansa, bergoyang sambil merenung  tanpa harus terdengan menggurui. Lagu-lagunya gagah menyulut semangat pun ketika lagu pelan menciptakan nuansa megah dan menggetarkan dan tentu saja….penuh dengan ajakan koor bersama. Album yang sangat solid walau belum sempurna, karena kesempuranaan  hanyalah milik Sang Maha Oke.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on June 2, 2015 by in Playlist and tagged .

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 42 other followers

Follow akunto[MO]untain on WordPress.com

Blog Stats

  • 100,808 hits
%d bloggers like this: