akunto[MO]untain

celotehan pendaki amatir

Lutung Jawa


Taman Nasional Gunung Merbabu memiliki banyak “atraksi” alam yang menarik. Salah satunya adalah tingkah lakulutung hitam/lutung jawa. Lutung jawa dapat kita jumpai jika melalui jalur Selo tepatnya pada lembah sebelum pos I (atau mungkin sepanjang lembah).

Lutung hitam, atau lutung jawa atau  the ebony leaf monkey (bahasa inggris) memiliki nama latin Trachypithecus auratus. Lutung Jawa termasuk dalam satwa endemik yang terancam punah berdasarkan kriteria IUCN dan terdaftar dalam Appendix II konvensi CITES memiliki  persebaran di Jawa, Bali dan Lombok. Lutung jawa merupakan satwa yang dilindungi berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kehutanann dan Perkebunan No 733/Kpts-II/1999).

Lutung jawa atau primata pada umumnya menjadi indikator kesehatan suatu hutan (Bismark, 2007). Lutung jawa menjadi satwa indikator untuk pembuatan model kesesuaian habitat karena lutung jawa merupakan satwa yang sensitif terhadap gangguan, memiliki ketergantungan pada keberadaan vegetasi untuk mendapatkan makanan (buah dan daun), tempat tidur, tempat berlindung dan untuk pergerakan (penjelajahan). Bila suatu habitat memiliki kesesuaian dengan lutung jawa, maka habitat tersebut dapat menjadi tempat tinggal satwa-satwa lainnya. Lutung jawa sendiri memiliki kecenderungan hidup dalam kelompok kecil dan beraktivitas di atas pohon (aboreal), sangat jarang berada di daratan/tanah (terestrial).

Kembali ke lutung kwa di jalur selo, tepatnya di lembah sebelah kanan (timur) sebelum mencapai pos 1. Lembah ini menjadi koridor habitat lutung, yaitu elemen bentanglahan yang memberikan daya sintas (survival), natalitas (kelahiran) dan pergerakan serta memberikan habitat yang permanen maupun temporer (foreman dalam Gunawan et al  2012). Di lembah ini, kita dapat menikmati tingkah lakunya sepanjang perjalanan. Cukup memperhatikan gerakan pohon dan suara suara terikan lutung jawa untuk mengetahui keberadaannya. Jika beruntung, Lutung jawa ini dapat berada dekat dengan jalur pendakian sehingga dapat mengamatinya dengan mudah dan nyaman.

Lokasi Habitat Lutung Jawa di Jalur Selo

Lokasi Habitat Lutung Jawa di Jalur Selo Merbabu

lutung 2

penampakan Lutung Jawa di merbabu

penampakan lutung jawa di jalur selo

penampakan lutung jawa di jalur selo

Sebetulnya masih ragu, apakah yang aku lihat itu lutung jawa atau surili/lutung kelabu/rekrekan (Presbytis comata fredericae). Terlepas dari itu, lutung ini memang menarik untuk diamati, hitung-hitung sebagai hiburan untuk mengambil napas panjang sebelum melanjutkan perjalanan.

Sumber :

Bismark, M. 2007. Konservasi Primata Endemik Mentawai : Analisis Habitat dan Populasi Primata di Siberut Utara. Prosiding Ekspose Hasil-Hasil Penelitian 2007.

Gunawan et al.2012. Manajemen Habitat dan Populasi Satwaliar Langka Pasca Bencana Alam Erupsi di Taman Nasional Gunung Merapi. Badan penelitian dan pengembangan Kementerian kehutanan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on March 19, 2013 by in Flora Fauna, Merbabu and tagged , .

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 42 other followers

Follow akunto[MO]untain on WordPress.com

Blog Stats

  • 100,808 hits
%d bloggers like this: