akunto[MO]untain

celotehan pendaki amatir

Jalur Pendakian Lawu Via Cemoro Sewu


Jalur Pendakian Lawu via Cemoro Sewu merupakan Jalur Pendakian yang paling ramai diantara tiga jalur pendakian umum Gunung Lawu. Jalur Cemoro Sewu berada tepat di tepi jalan kab. Karanganyar – Kab.Magetan sehingga mudah diakses para pendaki. Jalu Cemoro Sewu memiliki medan dengan tingkat kemiringan yang lebih curam dari Cemoro Kandang namun memiliki jarak yang lebih pendek. Jalur pendakian didominasi oleh jalan batu sehingga cukup membuat sakit kaki. 

jalur pendakian lawu via cemoro sewu (klik untuk memperbesar)

jalur pendakian lawu via cemoro sewu (klik untuk memperbesar)

Basecamp

Basecamp pendakian berupa pos pendakian. Perijinan di sini terbilang mudah, bahkan nyaris tak ada. Jika tidak ada yang menjaga loket, pendaki bisa langsung naik tanpa harus memberli karcis dan melakukan pendaftaran. Aturan yang longgar padahal mendaki merupakan aktivitas yang beresiko. Di kawasan gerbang pendakian juga terdapat warung makan dan penitipan kendaraan.

gerbang pendakian Lawu Via Cemoro Sewu

Pos I Wesen-Wesen

Jalur menuju pos satu tergolong landai, diawali hutan cemara yang cukup rapat ( kawasan biasa digunakan sebagai Camping Ground) lalu memasuki kawasan ladang milik warga. Jelang pos 1 terdapat sebuah sumber air yang bernama Sendang Penguripan. Sendang ini berada di sebuah pondokan dan masih disakralkan oleh penduduk. Tak lama dari sendang penguripan kita akan tiba di Pos 1. Pos 1 berupa shelter beratapkan seng dan dinding stinggi satu meter yang terbuat dari semen. Pada saat akhir pekan terdapat warung yang menjual gorengan dan minuman.

Sendang Panguripan

Pos 1 Wesen – Wesen

Pos 2 Watu Gedeg

Perjalanan dari pos 1 menuju pos 2 merupakan jalur terpanjang, dan medannya mulai memiliki kemiringan lebih tajam dibandingkan jalur pos 1. Jalur ini berada di kawasan hutan pegunungan tropis.

Pos 2

Pos 3 Watu Gede

Pos 3 berupa shelter seperti Pos 2 yang dapat memuat dua tenda ukuran 4 orang.

Pos 3

Pos 4

Perjalanan pos 3 – pos 4 bisa dibilang medan yang sangat terjal. Pos 4 sendiri hanya berupa tanah datar yang sempit (mungkin hanya muat 1 tenda 4 orang) yang terlindung pepohonan. Bagi yang tak kuat hawa dingin dapat berkemah di sekitar pos 4, karena cukup banyak pos banyangan. Selepas pos 4 udara makin dingin karena medan semakin terbuka. Di seberang pos 4 terdapat batu kapur dengan pemandangan yang terbuka. 

Pos 4 Watu Kapur

Pos 5 Jolotundo

Pos 5 hanya berjarak 20 menit dari pos 4. Pos 5 berupa tanah lapangan yang cukup luas, mungkin bisa menampung lebih dari 6 tenda. Sebelum pos 5 terdapat sumber airi yang bernama sumur Jolotundo yang masih dikeramatkan.

Sumur Jolotundo

Suasana di Pos 5 Jolotundo

Sendang Drajat

Sendang Drajat merupakan salah satu berkemah favorit. Terdapat beberapa gua (sebuah ruang di tebing) yang dapat dimanfaatkan untuk tempat berlindung. Di samping itu banyak terdapat tanah lapang yang bisa dimanfaatkan sebagai lokasi mendirikan tenda. Sendang Drajat diambil dari nama sebuah sumur keramat yang ada di sana. Para pendaki dapat mengambil air di sini untuk air mengisi ulang air minum atau mencuci muka. Di Sendang Drajat juga terdapat warung nasi yang bernama warung Bu Yem (Bukan Mbok Yem). Makanan yang dijual adalah nasi pecel dan nasi mie. 

Sumber Mata Air Sendang Drajat

Hargo Dalem

Hargo Dalem merupakan tempat petilasan Prabu Brawijaya V terakhir, dimana tempat ini diyakini sebagai tempat moksa sang Raja. Di sini terdapat Warung Mbok Yem yang terkenal dan pendaki bisa menginap di warung ini (cukup untuk sekitar 40 pendaki). Banyak juga tanah lapang yang dapat dimanfaatkan untuk mendirikan tenda. Di sekitar Hargo dalem juga terdapat bangunan unik yang terbuat dari kumpulan botol bekas (yang pasti bukan rumahnya Ridwan Kamil). detailnya dapat dilihat di : Warung Mbok Yem: Warung Bintang Lima Di Puncak Lawu

Suasana Di Hargo Dalem

Puncak (Hargo Dumilah)

Puncak 3265 mdpl yang ditandai dengan tugu setinggi 3 meter. Dari puncak, jika cerah dapat melihat merapi merbabu di Barat, dan Pegunungan Wilis, Arjuno Welirang hingga Semeru di sisi Timur

Puncak 3265 Mdpl

6 comments on “Jalur Pendakian Lawu Via Cemoro Sewu

  1. Pingback: Catatan Perjalanan Lawu 3265 Mdpl (part 2..) | Allchussna's Blog

  2. allchussna
    January 15, 2014

    Mas, itu foto tugu Hargo Dumilahnya diambil kapan?

  3. antok
    June 7, 2016

    siiippp

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on July 15, 2012 by in Gunung, Jalur, Lawu and tagged .

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 42 other followers

Follow akunto[MO]untain on WordPress.com

Blog Stats

  • 100,808 hits
%d bloggers like this: