Sepah Gunung


Perjumpaanku dengan burung ini terjadi di Merbabu Jalur Selo. Ketika dalam perjalanan turun menuju basecamp, tepatnya sekitar 500meter dari pintu masuk, kawanan burung berwarna merah menarik perhatianku. Selama melakukan pendakian sebelum ini, jarang atau mungkin belum pernah kujumpai burung jenis ini. Bertanya kepada pendaki lain yang kebetulan juga berisitrahat di tempat yang sama,ternyata tak ada yang tahu nama burung tersebut .

Sepah Gunung (sumber gambar :http://www.bio.undip.ac.id/sbw/spesies/sp_sepah_gunung.htm)

Burung tersebut kemungkinan adalah Sepah Gunung. Informasi ini didapat setelah aku bertanya kepada temanku yang gemar melakukan pengamatan burung. Sepah Gunung (Pericrocotus miniatus) memiliki ukuran tubuh sedang (15 – 20 cm). Berwarna merah dan hitam dengan ekor sangat panjang. Tubuh bagian bawah merah. Hidup dalam kelompok besar hingga 30 ekor. Habitat burung ini adalah hutan primer, sekunder, pinus, lahan pertanian.

Jika ada hendak mendaki merbabu via selo, coba perhatikan pepohonan selepas camping ground hingga pertigaan pitikan, mungkin akan menjumpai burung berwarna merah ini. Masih butuh konfirmasi apakan benar itu sepah gunung atau jenis lain, mengingat tak ada foto, rekaman suara dan skesta, sehingga tulisan ini dibuat berdasarkan ingatan visual dan amatan prilaku saja.

Advertisements

1 Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s